Seluk Beluk Backup PC
Proses backup data tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan tempat seorang IT administrator bekerja.( awas pemilik web ini harus backup data juga jangan sampe erorr.ga kebayang gw gimana backup databasenya kl udah nyampe 10terabyte .ngakak ). Proses ini juga berguna bagi pengguna komputer pribadi ( apalagi kalau pacaran begh harus bawa duit backup sebanyak mungkin dah.ngakak ). Jika sebuah perusahaan membutuhkan backup sejumlah data penting yang dimilikinya, seperti data transaksi, laporan keuangan, data pelanggan, dan database lainnya, seorang pengguna komputer pribadi juga membutuhkan backup atas data-datanya yang cukup penting, seperti dokumen surat yang biasanya tersimpan dalam format MS Office, data e-mail, dan sebagainya. Backup data ibarat asuransi, dapat menghemat waktu, biaya, bahkan berfungsi layaknya SDB (Safe Deposit Box) yang dapat menyimpan data berharga dan tidak tergantikan. Hilangnya data yang tersimpan di computer bisa disebabkan banyak hal, antara lain karena kerusakan yang dialami oleh hardware tempat menyimpan data, kesalahan yang diakibatkan karena faktor manusia atau pemiliknya, kerusakan software, virus, bencana alam, dan sebagainya. Selain menerapkan aplikasi antivirus, Anda juga perlu menjalankan proses backup guna menghindari hilangnya data-data penting. Bagaimana solusi ini harus dilakukan? System restore Jika Anda pengguna Windows XP dan Vista, kedua sistem operasi besutan Microsoft ini memiliki feature System Restore. System Restore berfungsi seperti mesin waktu yang dapat mengembalikan Windows ke bentuk awal ketika Anda baru menginstalnya. Namun yang perlu diperhatikana dalah ketika pertama kali Anda menginstal sistem operasi Windows, konfigurasi yang perlu dilakukan adalah mengaktifkan System Restore terlebih dahulu. Feature ini sangat bermanfaat untuk membantu Anda jika terjadi instalasi sejumlah aplikasi yang tidak diinginkan atau Anda kesulitan untuk menghilangkan sejumlah program yang tersimpan di komputer dengan lebih sempurna, sehingga menyebabkan sistem yang di gunakan menimbulkan masalah.
Cukup banyak program yang tidak diinginkan oleh Anda masuk ke dalam komputer, salah satunya adalah program malware, seperti virus. Namun, hal ini sulit dicegah dan masalah akan timbul ketika secara tidak sengaja Anda menjalankan program malware tersebut. Salah satu cara efektif untuk menghilangkan virus tersebut adalah menggunakan System Restore. Langkah ini akan mengembalikan computer seperti pada saat sebelum virus dijalankan. Tetapi celakanya, beberapa virus lokal sudah cukup sadar akan kemampuan feature ini dan melakukan aksi menonaktifkan System Restore setiap kali menginfeksi komputer. Yang perlu diketahui bersama adalahSystem Restore tidak membackup data. Ia hanya membackup sistem operasi yang digunakan sehingga Anda harus tetap melakukan backup secara teratur. Selain itu, pada kasus virus yang telah menginfeksi System Restore dan tidak dapat dibersihkan dengan sempurna karenasudah tersimpan dalam Restore Point, Anda dapat mengambil langkah dengan menonaktifkan System Restore. Cara nya dengan mengakses Windows XP/Vista dari “Start | All Programs | Accessories | System Tools | System Restore”.
pastikan ketika membackup point restore dengan pc dalam keadaan sehat dan bersih dari virus ( mandiin ajah ) apapun dan bagi yang sudah terbiasa mungkin saya akan menyarankan ( mandi sendiri donkĀ masa dimandiin.ngakak)untuk menggunakan aplikasi norton ghost .happy backup !
| Share artikel ini? Mudah banget, tinggal copy kode di bawah ini | |
| URI | |
| Link | |
| Forum | |
![GiniGitu [dot] com GiniGitu [dot] com](http://ginigitu.com/images/MammaGamma/GiniGitu+%5Bdot%5D+com.png)


![GiniGitu [dot] com Updates](http://feeds.feedburner.com/ginigitu.1.gif)

Ha2 jangan takut, jangan bimbang kalau masalah backup. Autobackup ud running
Stay gokil!